Tokoh utama dalam See Her Again adalah seorang pria yang hidupnya terlihat stabil di permukaan—pekerjaan mapan, rutinitas tertata, dan hubungan sosial yang cukup. Namun di balik semua itu, ia menyimpan satu bayangan yang tak pernah benar-benar pergi: seorang perempuan dari masa lalunya, cinta yang berakhir tanpa penjelasan, tanpa penutupan. Pertemuan tak terduga mempertemukan mereka kembali, bertahun-tahun setelah perpisahan yang menyisakan banyak pertanyaan. Perempuan itu kini hadir sebagai sosok yang berbeda—lebih dewasa, lebih tenang, namun membawa luka yang sama dalam diam. Dari tatapan pertama, jelas bahwa waktu tidak menghapus segalanya. Cerita berkembang perlahan, mengikuti dinamika perasaan yang rumit: rasa rindu yang belum mati, kemarahan yang tak sempat diucapkan, dan rasa bersalah yang terus membayangi. Setiap percakapan menjadi medan tarik-ulur antara ingin melupakan dan keinginan untuk memperbaiki masa lalu.